Screening Penting Untuk Wanita
Kenapa screening penting
Ingatlah kepada pepatah bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Melakukan screening atau pemeriksaan sejak dini akan membantu kamu mencegah penyakit-penyakit yang tidak diinginkan seperti kanker, diabetes, dan juga osteoporosis yang biasanya berbahaya dan sangat rentan dialami oleh wanita. Screening akan menemukan potensi-potensi terjadinya penyakit tersebut.
Screening untuk kanker kulit
Cek kulitmu apakah ada perubahan warna kulit yang sangat ketara dan tiba-tiba seperti kutil, atau bintik-bintik. Perhatikan juga bentuknya, warna, dan ukurannya. Berberapa ahli kulit merekomendasikan untuk mengecek kulit secara rutin ke dermatologis atau ahli kesehatan.
Mammografi
Mammogram yang dosisnya x-rayna rendah akan membantu menemukan benjolan-benjolan berpotensi kanker, bahkan sebelum kamu menemukannya. Berberapa ahli juga merekomendasikan mammografi dilakukan setahun sekali untuk wanita berumur diatas 40 tahun. Untuk yang berusia dibawahnya, tentunya dokter akan menyarankan mammografi ini dilakukan lebih sering jika memang ada riwayat berpotensi.
Screening untuk kanker seviks
Lakukanlah pap smear. Pap smear adalah semacam tes yang dimana sample dari serviks akan diambil dan dilakukan tes di lab, hasil inilah yang nantinya akan dianalisis oleh dokter. Dokter biasanya juga akan menyarankan pap smear ini dilakukan bersamaan dengan tes HPV. Dokter jugalah yang akan menentukan frekuensi dan jangka waktu tes berdasarkan aktif atau tidaknya kamu beraktivitas seksual.
Osteoporosis
Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang membahayakan bagi wanita. Kebanyakan wanita pada usia tua akan mengalami osteoporosis ini. Tentunya bisa dicegah dengan melakukan screening osteoporosis. Screening ini akan membantu mengetahui kekuatan tulang, juga mengetahui jika adanya kerusakan pada tulang.
mainan anak aman dan murah
Ingatlah kepada pepatah bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Melakukan screening atau pemeriksaan sejak dini akan membantu kamu mencegah penyakit-penyakit yang tidak diinginkan seperti kanker, diabetes, dan juga osteoporosis yang biasanya berbahaya dan sangat rentan dialami oleh wanita. Screening akan menemukan potensi-potensi terjadinya penyakit tersebut.
Screening untuk kanker kulit
Cek kulitmu apakah ada perubahan warna kulit yang sangat ketara dan tiba-tiba seperti kutil, atau bintik-bintik. Perhatikan juga bentuknya, warna, dan ukurannya. Berberapa ahli kulit merekomendasikan untuk mengecek kulit secara rutin ke dermatologis atau ahli kesehatan.
Mammografi
Mammogram yang dosisnya x-rayna rendah akan membantu menemukan benjolan-benjolan berpotensi kanker, bahkan sebelum kamu menemukannya. Berberapa ahli juga merekomendasikan mammografi dilakukan setahun sekali untuk wanita berumur diatas 40 tahun. Untuk yang berusia dibawahnya, tentunya dokter akan menyarankan mammografi ini dilakukan lebih sering jika memang ada riwayat berpotensi.
Screening untuk kanker seviks
Lakukanlah pap smear. Pap smear adalah semacam tes yang dimana sample dari serviks akan diambil dan dilakukan tes di lab, hasil inilah yang nantinya akan dianalisis oleh dokter. Dokter biasanya juga akan menyarankan pap smear ini dilakukan bersamaan dengan tes HPV. Dokter jugalah yang akan menentukan frekuensi dan jangka waktu tes berdasarkan aktif atau tidaknya kamu beraktivitas seksual.
Osteoporosis
Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang membahayakan bagi wanita. Kebanyakan wanita pada usia tua akan mengalami osteoporosis ini. Tentunya bisa dicegah dengan melakukan screening osteoporosis. Screening ini akan membantu mengetahui kekuatan tulang, juga mengetahui jika adanya kerusakan pada tulang.
mainan anak aman dan murah
Comments
Post a Comment