5 Kesalahan Umum Berolahraga

Hanya kardio
Olahraga kardio hanya melatih jantung kamu dan efektif mengurangi berat badan, namun nggak membentuk tubuh serta mengencangkan otot. Jika tujuan kamu berolahraga adalah mengencangkan tubuh, tambahkan angkat beban dalam sesi latihan. Angkat beban akan membakar lemak di tubuh kamu dan meningkatkan massa otot sehingga tubuh bebas kendur. 

Kurang kardio
Sebaliknya hanya melakukan angkat beban--seperti freeletics, yoga--tanpa olahraga kardio (seperti lari, renang, bersepeda) tidak akan membuat berat kamu turun, malah bisa jadi naik. Bedanya, bagian tubuh yang kendur menjadi kencang dan massa otot meningkat. Naiknya massa otot menyebabkan berat badan ikut naik. Untuk mengimbanginya, gunakan kardio sebagai pemanasan sebelum angkat beban. 

Tidak ada peningkatan
Jika setiap kali berolahraga pastikan jika kamu ada peningkatannya, karena beban yang sama membuat tubuh mudah beradaptasi dan tidak ada lemak yang terkikis. Misalnya, jangan selalu menggunakan beban 1 kg setiap kali angkat beban. Beri tantangan pada tubuh, jika hari ini hanya 1 kg, berarti nanti harus 3 kg. Hal ini bermanfaat melatih metabolisme tubuh kamu. 

Kurang tenaga
Akibat merasa lelah, kamu bergerak seenaknya selama berolahraga, yang penting asal gerakannya sesuai. Padahal bergerak tanpa tenaga tidak akan membuat otot kencang dan membuat tubuh berkeringat. Hasilnya malah kamu tambah capek dan tidak ada kalori yang terbakar. Pastikan kamu fokus dan melakukan setiap gerakan dengan penuh tenaga. 

Makan sebelum olahraga
kamu melakukan ini dengan harapan kalori yang kamu konsumsi sebelumnya akan terbakar dengan olahraga. Padahal jika kamu makan seperti biasa, yaitu tiga kali sehari, olahraga justru lebih efektif untuk membakar seluruh kalori yang ada di tubuh. Sementara jika kamu makan sebelum olahraga, yang terbakar hanya kalori yang baur saja kamu makan. Hasilnya berat badan, ya, segitunya saja.


Comments