3 Alasan Sebaiknya Tidak Sering Memakan Makanan Kaleng
1. Bisphenol atau BPa
Hal yang paling mengkhawatirkan dari makanan berkaleng adalah kandungan plastik yang terdapat di dalamnya. Sebagian makanan kaleng pada jaman sekarang memiliki lapisan plastik di bagian dalam kaleng, yang tujuannya adalah untuk memastikan bahwa makanan di dalamnya baik itu daging, ikan, atau buah-buahan tetap terjaga selalu segar. Memang, lapisan plastik tersebut menjaga kesegarannya, tetapi di dalam lapisan plastik tersebut ada sedikit bagian beracun yang harus dihindari yaitu BPA. Sebagian kecil tersebut memang tidak langsung membahayakan, tetapi ada baiknya kalo kamu tidak sering mengonsumsi makanan berkaleng.
2. Kandungan gizi yang tidak sepadan dengan makanan segar
Pernahkah bertanya-tanya kenapa makanan kalengan murah ?? berberapa produsen memilih bahan makanan yang harganya murah, sehingga menekan cost, misanya buah atau sayuran yang belum matang. Selain itu, kandunga nutrisi yang terkandung di dalamnya juga 80% sedikit dibanding makanan segar yang kita olah sendiri.
3. Bahan pengawet
Makanan kaleng memiliki umur kadarluasa yang sangat lama. Semua itu tidak cukup didapatkan dengan hanya kemasan kaleng yang kedap udara. Apalagi kalo bukan, jawabannya adalah pengawet. Makanan kaleng memang diroduksi dengan tujuan bisa bertahan lama sampai tahunan. Seperti yang kita ketahui sendiri, kebanyakan buah, sayuran, dan daging-daging memiliki masa kadarluasa yang amat cepat, meskipun tertutup, untuk mengatasi hal ini, tetap dibutuhkan pengawet. Maka dari itu, sebaiknya tidak sering-sering makan makanan kaleng, atau bila perlu dimakan hanya saat emmergency.
mainan anak berkualitas dan aman
mainan anak berkualitas dan aman
Comments
Post a Comment