Tips : Merawat Sendiri Karpet Rumah (1)
1. Penempatan Karpet
Kita sering mendengar istilah mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam hal ini, untuk menghindari karpet terpapar oleh banyak kuman dan bakteri sebaiknya tempatkan karpet di bagian rumah yang jarang dilewati orang. Hindari juga memasang karpet di tempat yang biasa dijadikan tempat semua aktivitas dilakukan. Sebaiknya juga jangan menaruh karpet di dekat rak sepatu untuk menghindari perpindahan kuman dari bakteri ke karpet. Sebaiknya tempatkan karpet di kamar tidur, ruang kerja atau ruang tamu
2. Jangan Injak dengan Sepatu
Berkaitan dengan tips nomor 1, sebaiknya jangan menginjak atau berjalan di atas karpet apabila kamu masih mengenakan sepatu atau kamu, terutama bila kamu dalam keadaan setelah bepergian seharian. Bagian bawah alas kaki kotor dan membuat kuman menempel dan mengendap dalam waktu lama, tentunya bisa membuat karpet menjadi sarang bakteri
3. Pasang Keset
Pasang keset kaki ukuran besar di depan pintu masuk rumah untuk mencegah kuman lebih banyak masuk ke rumah. Tapi sebaiknya jangan ditaruh di setiap pintu rumah. Cukup di depan pintu masuk, dekat dapur dan pintu kamar mandi. Cuci juga keset secara rutin.
4. Membersihkan Noda
Jangan gosok noda pada karpet karena akan membuat noda menyebar lebih lebar dan dapat merusak bahannya. Kamu dapat membersihkan noda dengan mesin steamer. Arahkan steam panas hanya pada bagian yang bernoda. Uap panasnya akan melunakkan noda sehingga membersihkannya lebih mudah, cukup sikat atau usap perlahan-lahan tanpa merusak serat karpey. Namun cara ini hanya berlaku pada noda baru. Untuk noda lama dan sulit dibersihkan, satu-satunya cara menghilangkannya adalah dengan membersihkannya di laundry.
Kita sering mendengar istilah mencegah lebih baik daripada mengobati. Dalam hal ini, untuk menghindari karpet terpapar oleh banyak kuman dan bakteri sebaiknya tempatkan karpet di bagian rumah yang jarang dilewati orang. Hindari juga memasang karpet di tempat yang biasa dijadikan tempat semua aktivitas dilakukan. Sebaiknya juga jangan menaruh karpet di dekat rak sepatu untuk menghindari perpindahan kuman dari bakteri ke karpet. Sebaiknya tempatkan karpet di kamar tidur, ruang kerja atau ruang tamu
2. Jangan Injak dengan Sepatu
Berkaitan dengan tips nomor 1, sebaiknya jangan menginjak atau berjalan di atas karpet apabila kamu masih mengenakan sepatu atau kamu, terutama bila kamu dalam keadaan setelah bepergian seharian. Bagian bawah alas kaki kotor dan membuat kuman menempel dan mengendap dalam waktu lama, tentunya bisa membuat karpet menjadi sarang bakteri
3. Pasang Keset
Pasang keset kaki ukuran besar di depan pintu masuk rumah untuk mencegah kuman lebih banyak masuk ke rumah. Tapi sebaiknya jangan ditaruh di setiap pintu rumah. Cukup di depan pintu masuk, dekat dapur dan pintu kamar mandi. Cuci juga keset secara rutin.
4. Membersihkan Noda
Jangan gosok noda pada karpet karena akan membuat noda menyebar lebih lebar dan dapat merusak bahannya. Kamu dapat membersihkan noda dengan mesin steamer. Arahkan steam panas hanya pada bagian yang bernoda. Uap panasnya akan melunakkan noda sehingga membersihkannya lebih mudah, cukup sikat atau usap perlahan-lahan tanpa merusak serat karpey. Namun cara ini hanya berlaku pada noda baru. Untuk noda lama dan sulit dibersihkan, satu-satunya cara menghilangkannya adalah dengan membersihkannya di laundry.
Comments
Post a Comment