Jenis-Jenis Aromaterapi

1.  Dupa
Dupa aromaterapi dibuat dari bubuk akar-akaran dicampur dengan minyak esential. Minyak esential yang dipakai biasanya adalah yang grade III mengingat harganya murah. Dupa akan menimbulkan masalah pernapasan bagi mereka yang memiliki penyakit seperti asma, sinus, atau batuk karena cara memakainya adalah dengan cara dibakar

2.  Lilin
Karena berberapa jenis minyak esential membuat lilin sulit membeku, maka lilin aromaterapi hanya kisaran wangi itu-itu saja, yaitu sandalwood dan lavender. Bahan baku dicampur dengan berberapa tetes minyak esential grade III. Lilin aromaterapi yang berkualitas bagus, tidak mudah meleleh dan asap yang dihasilkan juga tidak hitam. Untuk membakar lilin, kita tentunya butuh oksigen seperti halnya saat kita berolah raga, maka dari itu jangan letakkan lilin dekat dengan tubuh kita.

3.  Minyak esensial
Untuk membakar minyak esential, kita membutuhkan air dan burner. Ada burner keramik yang menggunakan lilin sebagai sumber panas, ada yang menggunakan listrik. Jika takaran yang diracik tepat, wangi aromaterapi akan bertahan lebih dari 2 jam. Tapi jika tanpa air sama sekali, 15 menit saja sudah mati. Kalau airnya habis, sementara minyaknya masih ada dalam mangkuk, api lilin akan menjilat keramik, sehingga menimbulkan asap hitam. 
Kalau iseng ingin mencampur-campur berbagai macam aroma? maka dari itu perlu diperhatikan kapan kira-kira airnya akan habis agar burner kamu tidak gosong.

Comments

Popular Posts